ketika takdir tak lagi mampu
saya pahami, apa yang harus saya lakukan??? >,<
Lagi..Lagi Saya harus berhenti sejenak dari perjalanan kali ini, BUKAN krn CAPEK, tapi perjalanan ini SungguH meLeLahkan (apa
bedanya???hehehe). Karena tiba-tiba ada yang BERUBAH dari sikapmu.. hingga saya Cuma bisa menebak krn kaupun tak mampu menjawab?? Hingga jadi teka – teki yang harus kujawab sendiri tentangmu.
Dan jawban i2 sdah tercermin dari sikapmu. Semua terasa sia2 saja, jika saya tetap bertahan seperti yang sering terlalu indah
kubayangkan. Selalu saja saya merasa begitu tolol menafsirkan semuanya. Tidak
pernah ada satu kalimat pendek dengan satu kesimpulan. Kita tak punya cukup mantera untuk menyihir dunia mimpi
yang indah ini terus menerus. Kita bahkan kehabisan kata dan Cuma bisa menyimpuLkan kaLau cinta Qt mungkin "PERCUMA" hingga rindu yang pahit ini. Dan saya tidak bisa bertahan pada batas mimpi dan kenyataan. Tak
ada ruang, untuk menggemakan rindu yang menggigil, memanggilmu untuk datang.
Tahukah kamu,,,??? Hati saya
gelisah memikirkanmu, takut kehilangan kamu,
terbayang betapa beratnya ketika kamu tiada, menjalani hari - hari tanpa sms darimu, melewati waktu
tanpa mendengar suaramu, tak ada lagi tawa canda dan nasehat yang kerap
hadir di perbincangan Qt di malam yg SYAHDU, tak
ada lagi yang akan menanyakan apakah saya sehat hari ini,,? sudah
makankah saya,,? sudah bayar zakat,,? sudah shalat tepat pada waktunya,,? BAHKAN menjadi
alarm saya mengingatkan untuk tahajud…(Lebayyyyy...yang MeMiLukan) T_T
Sejenak saya terdiam dan
merenung kaLau tidak semua yang saya inginkan
bisa saya peroleh, tidak semua ujung dari ikhtiar seperti yang saya
rencanakan diawal, bahwa ketika saya merangkai hidup yang saya harapkan terjadi namun tidak selamannya
begitu, karena pada akhirnya takdir ALLAH lah yang jd penenTu. (meski kadang
takdir tak mampu saya pahami) iya ketika takdir tak lagi mampu
saya pahami apa yang harus saya lakukan???
Masih terngiang ditelinga saya kalimat
“bahwa hidup adalah rangkaian ikhtiar demi ikhtiar dan ujung dari ikhtiar ini
bukan manusia yang menyelesaikan, manusia berikthiar ALLAH yang akan menentukan, yang berawal dari sebuah niat, niat
yang mulia maupun tidak mulia maka akan selalu ada dua kemungkinan yang
terjadi diujung ikhtiar yaitu apakah hasil yang akan terjadi itu sesuai dengan
rencana atau sebaliknya,,?? inilah ruang
kuasa ALLAH, iya ada
ruang yang mesti saya sadari, ruang di mana setiap ikhitiar tak
dapat saya ketahui ujungnya, ruang yang benar – benar sangat gelap
bagi saya”. T_T
Qt terLaLu sering bertengkar, meLupakan, dan dengan mudah memaafkan? barangkali kali ini tidak akan ada kata MAAF. Sering saya merasa bahwa orang yang melukai
saya tidak perlu dimaafkan, enak saja sudah salah koq diberi hadiah MAAF, dan
parahnya lagi saya berfikir “mustinya dia dong yang minta
maaf” hehehe, tapi benarkah itu hadiah untuk dia, bukan hadiah untuk
diri saya sendiri,,? bukankah memaafkan menunjukan seberapa besar
saya mampu menerima takdir ALLAH atas kejadian yang menimpa? karena tak ada satu kejadianpun tanpa
seizin ALLAH, mau itu bahagia atau
luka, semua karena kasih sayang ALLAH …^_^
Iya maaf adalah hadiah buat diri kita
sendiri. Hadiah, untuk sebuah kebebasan. Kebebasan dari rasa tertekan, rasa dendam,
rasa amarah, rasa sesak didada, rasa diburu oleh hantu dan kedengkian hati. “Memaafkan
memang berat, tapi sebetulnya sederhana” maaf dan lupakan,
biarkan waktu yang menyembuhkan dan ALLAH yang membalas perbuatannya, cukup sederhana....^_^
Di sela-sela huruf-huruf pada keyboard yang kutulis, seringkali gemerlap pikiran tentangmu atau kerling matamu
menyelinap, membuatku mesti berhenti sejenak, sekedar menyeka peluh....T_T
AaaaaRRrrrrrgghhhh.......Betapa SUSAHNYA ternyata, melakukan apa yang sering Kutertawakan sendiri, MELUPAKANMU...>,<
(Ah…, doapun tak sanggup terucap, dikala suaramu menjauh dengan irama yang memilukan)
Tapi kamu tak perlu khwatir, ada TaHapan tertentu yang kuLakukan dari duLu. Dimana pada tiap jebakan kebuntuan rasa dan nalar, Kumelarikannya dengan menertawakan diri sendiri. Ah, betapa
BODOHNYA...! >>,<<
Tidak semua hal memang bisa dijelaskan dengan sempurna kenapa atau bagaimana..?? Kadang tetap saja seperti itu, apa adanya.
Seperti karang dan BaTu di laut sana, begitu saja ada, entah untuk apa disana,
dan kita bisa menerimanya. Mungkin ini terlalu menyakitkan. Tak sepatah kata
perpisahan yang sanggup kita ungkapkan untuk menutup robekan kisah
itu. Kamu berlalu dengan segenap ketidakperdulian dan ketidakmengertianku. Luka
itu masih basah, garam itu juga masih sempurna di genggamanku. Perjalanan ini
menutup qt dalam sebuah kisah yang memilukan...T_T yang pasti sakit itu juga melekat jauh ke dasar hati
bersama dengan pergimu ke pelaminan pagi itu...
LAMA saya coba mengerti walau mungkin kau tidak akan pernah mengerti seberapa dalam
luka itu....
(Hikzzzzz...Cuma bisa Nangis.... T_T) Iya luka dan trauma adalah masa lalu yang
masih tersisa, dan saya kini hidup dengan luka masa
lalu, dan belum juga bisa paham kaLau setiap manusia pasti pernah terluka tapi
haruskah sy menghabiskan sisa umur untuk luka???“Kamu tdak ngerti, betapa dalamnya luka ini” ini teriakan saya setiap kali seorang sahabat meminta saya tuk MELANGKAH, MAAFKAN
dan LUPAKAN...
“saya memang kurang pengertian, tapi mau
sampai kapan di habiskan waktunya untuk marah,,? ALLAH pasti tdk mau dekat2 sama orang yang pemarah”^_^(sahabat saya sering
bergurau dan berusaha buat saya kembaLi tersenyum) ^_^
“Ah...kamu kayak tdak pernah paTah HaTi saja”(Kataku)
“justru karena saya pernah patah hati yang
super duper dalam makanya saya tahu rasanya mau mati, dan tahu bedanya antara “J”odoh dan “B”odoh,
hanya beda 1 huruf”...Hahahahaha...
(Tiba2 saya TerTawa
Lepas :D :D :D)
Sahabat saya ini mank
super duper LUCU, ANEH, bin AJAIB, TAPI menyenangkan ^_^
“Trima Kasih Sahabatku Sayank yang tLah meminjamkan BAHU Tuk peLipur
HaTi” ^_~ unTung ada kamuuuu.... :) :) :)
Jadi, biarkan bumi berputar menurut kehendak
yang KUASA, karena apa yang sudah ALLAH takdirkan suka tidak suka pasti terjadi, enak
tdak enak harus ditelan, “kayak minum obat ya?” heheeheee
Obat i2 memang PAHIT,
TAPI yang paHit itu beLum tenTu RACUN, Bisa saja i2 adaLah PenyembuH
segaLanya...^_^
jadi ingat sahabat saya yang mau bunuh diri
kerena kekasihnya dibawa pulang oleh ALLAH katanya agar bisa bertemu disana, kemudian
saya tertawa :-D “apa
iya bakalan ketemu?” kemudian sahabat saya ini menambahkan “saya tdak bisa hidup kalau tdak ada dia”
kali ini saya lebih terbahak lagi (Hahahaha :-D)“emanK yang bikin kamu hidup itu perempuan yah? seperti tidak
mengenal ALLAH saja, tiga bulan setelah kejadian itu berlalu
sahabat saya ini menggandeng perempuan lain.
Oooooooh dunia dunia
dunia ^^___^^







